1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Kesatuan Pengelolaan Hutan di Sulawesi Tengah susun rencana pengelolaan hutan jangka pendek tahun 2018

Empat Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Sulawesi Tengah (Kulawi, Banawa Lalundu, Dolago Tanggunung, Sintuwu Maroso) dan Taman Nasional Lore Lindu membahas dan memperbaiki rencana pengelolaan hutan jangka pendek untuk tahun 2018 pada tanggal 19 September di Palu, Sulawesi Tengah. Rencana yang telah disusun disiapkan melalui empat rangkaian lokakarya mulai bulan Juli sampai bulan September yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, dan didukung oleh FORCLIME.

Dari acara tersebut dihasilkan versi final rencana pengelolaan hutan jangka pendek KPH yang berada di zona penyangga Cagar Biosfer Lore Lindu. Dokumen akan disampaikan kepada masing-masing Kepala KPH dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendapatkan persetujuan.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Ismet Khaeruddin, Advisor Senior bidang Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Koordinator Provinsi Sulawesi Tengah

Kesatuan Pengelolaan Hutan Sulawesi Tengah susun rencana bisnis

business plan Sulawesi Tengah

Dinas Kehutanan Propinsi Sulawesi Tengah mengadakan sesi pendampingan bagi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Sulawesi Tengah, yang berada di zona penyangga Cagar Biosfer Lore Lindu, pada tanggal 18 September di Palu, Sulawesi Tengah. Tujuan acara ini adalah untuk memperbaiki rencana bisnis empat KPH (Kulawi, Banawa Lalundu, Dolago Tanggunung, Sintuwu Maroso) yang sebelumnya telah disusun melalui empat rangkaian lokakarya yang diadakan pada bulan Juli sampai bulan September, yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi dan didukung oleh Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah dan FORCLIME.

Dalam acara tersebut, keempat KPH mempresentasikan rencana bisnis masing-masing, yaitu pengembangan resin pinus (Kulawi), pengolahan air mineral (Banawa Lalundu), minyak nilam (Dolago Tanggunung) dan pengolahan rotan (Sintuwu Maroso). Selain itu, Divisi Pengelolaan Sumber Daya Alam Kabupaten Sigi mempresentasikan rencana bisnis perkebunan bambu dan pengolahan bambu.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, Nahardi, menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan KPH adalah untuk memberi kontribusi bagi penghidupan masyarakat di sekitar hutan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan ini, selain menjamin keberlanjutan fungsi hutan.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi:
Ismet Khaeruddin, Advisor Senior bidang Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Koordinator Provinsi Sulawesi Tengah

Peluncuran logo Cagar Biosfer Lore Lindu

lore lindu logo

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan meluncurkan logo Lore Lindu Biosphere Reserve (LLBR) pada acara festival Kehutanan Sosial Nusantara (PeSoNa) di gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada tanggal 6 September. Taman Nasional Lore Lindu, yang berada di jantung kota Sulawesi, telah dinyatakan sebagai Cagar Biosfer oleh UNESCO pada tahun 1977. Logo yang baru diluncurkan tersebut mewakili standar tinggi dari LLBR dalam memproduksi barang dan jasa berdasarkan indikator keberlanjutan, kesehatan dan kewajaran dan akan digunakan sebagai branding produk-produk yang di hasilkan dari Cagar Biosfer Lore Lindu.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Ismet Khaeruddin, Advisor Senior Adviser bidang Keanekaragaman Hayati, focal point untuk Forest Programme-3, dan Koordinator Provinsi Sulawesi Tengah