1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Forum multi pihak kehutanan di Provinsi Kalimantan Barat

Forum stakeholder Kalbar small

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan GIZ menyelenggarakan Lokakarya Forum Organisasi Perangkat Daerah/Multi Pihak Kehutanan yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 Maret di Pontianak. Tujuan acara ini adalah untuk membangun komunikasi dan koordinasi diantara para pihak dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan kehutanan Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 dan memperkuat jejaring kerja sama serta membangun komitmen diantara pemangku kepentingan dalam perencanaan pembangunan kehutanan.

Lokakarya diikuti oleh 100 peserta yang merupakan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan pelaksana teknis di provinsi, pemerintah provinsi, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta LSM kehutanan dan lingkungan. Narasumber adalah representative dari KLHK (Biro Perencanaan, Direktorat Rencana Penggunaan dan Pembetukan Wilayah Pengelolaan Hutan, Direktorat Kebakaran Hutan  dan Lahan), Pemprov (Bappeda dan Dinas Kehutanan serta Sekretariat bersama Kehutanan).

Dalam arahannya Kepala Dinas Kehutanan menyampaikan permasalahan dan isu kehutanan di Kalimantan Barat mengenai Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA), Perhutanan Sosial dan menekankan pentingnya pengelolaan hutan oleh organisasi KPH.

Lokakarya menghasilkan rumusan mengenai kondisi kehutanan terkini dan prioritas dalam penyusunan perencanaan kehutanan di Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi :
Jumtani, Koordinator Provinsi Kalimantan Barat
Wandojo Siswanto, Manajer bidang strategis, Kebijakan Pembangunan Kehutanan dan Perubahan Iklim

Dinas Kehutanan Kalimantan Barat tingkatkan kapasitas untuk atasi kebakaran pada ekosistem lahan gambut

fire management kubu raya

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan lokakarya tentang pemantauan dan pengendalian kebakaran pada ekosistem lahan gambut pada tanggal 7-8 Februari 2018 di Pontianak, Kalimantan Barat. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas satuan tugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (Brigdalkarhutla) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kubu Raya terkait dengan bagaimana mengatasi kebakaran hutan dan lahan pada ekosistem gambut, serta pengelolaan badan air. Lokakarya yang didukung oleh GIZ ini dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan Propinsi, sedangkan sambutan utama disampaikan oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Tanah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Peserta lokakarya, selain satuan tugas pemadam kebakaran KPH Kubu Raya, juga staf dari lembaga pemerintah lainnya serta pemangku kepentingan terkait pengelolaan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Barat.

Narasumber dari acara tersebut adalah pejabat dari Badan Restorasi Gambut (BRG), yaitu Bapak Hartono Prawiratmadja, Bapak Budi Wardhana, Bapak Alue Dohong. Selain itu, narasumber dari berbagai universitas, seperti Prof. Bambang Hero Saharjo (IPB), Dr. Achmad Kurnain (Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan), dan Prof. Dr. Gusti Anshari (Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat).

Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan evaluasi atas dampak penerapan pengetahuan dari lokakarya ini. Selain itu, lokakarya serupa akan diselenggarakan di KPH lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kontak:
Gatot Moeryanto, Advisor senior, KPH dan pengelolaan hutan

Uji coba petunjuk teknis inventarisasi hutan di wilayah KPH Kapuas Hulu Utara

testing juknis invent hutan Kapuas Hulu

Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan (IPSDH), Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan GIZ melakukan uji coba petunjuk teknis inventarisasi hutan berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan P.1/2017 pada Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) dan KPH Produksi (KPHP). Kegiatan ini dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 30 Januari sampai 10 Februari. Uji coba ini bertujuan untuk memastikan petunjuk teknis dapat dilaksanakan dari aspek teknis, waktu, peralatan dan tenaga pelaksana.

Lokasi uji coba dilakukan di empat tipe penutupan lahan yaitu hutan lahan kering primer, hutan lahan kering sekunder, hutan rawa primer, dan hutan rawa sekunder di wilayah KPH Kapuas Hulu Utara. Pada masing-masing tipe penutupan lahan dilakukan uji coba sebanyak satu klaster. Masing-masing regu terdiri dari satu ketua tim dari IPSDH, dua tenaga teknis dari KPH, dan empat tenaga lokal dari desa setempat.

Setelah uji coba ini akan diadakan focus group discussion (FGD) untuk menampung masukan-masukan demi perbaikan peraturan dirjen dimaksud.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Dody Rahmansyah, Pengendali Ekosistem Hutan, Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan  Sumberdaya Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Klothilde Sikun, Advisor teknis GIS dan Koordinator Kabupaten Kapuas Hulu