Kerjasama - Republik Indonesia dan Republik Federal Jerman
REDD quite simply explained - BMZ

Tentang FORCLIME

Tujuan menyeluruh program ini adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan seraya meningkatkan mata pencaharian masyarakat desa miskin Indonesia. Dalam rangka mencapai sasaran ini, Tim Program ini akan membantu Pemerintah Indonesia merancang dan mengimplementasikan reformasi hukum, kebijakan dan kelembagaan untuk pelestarian dan pengelolaan hutan yang lestari, pada tingkat lokal, provinsi dan nasional. Bantuan pembangunan demonstrasi kegiatan REDD merupakan fokus utama dari Program ini, yakni dengan memberikan pengalaman kepada para pengambil keputusan tentang bagaimana REDD dapat diimplementasikan "di lapangan".

PENDEKATAN GIZ

Dalam fase pertamanya hingga akhir 2012, GIZ akan bekerja dengan Kementerian Kehutanan terkait dengan kebijakan nasional dan sektor strategi, dalam rangka mengawal penyusunan strategi tersebut agar sesuai dengan kebutuhan untuk mengurangi emisi. Partisipasi efektif para pihak merupakan faktor penting dari kesuksesan proses penyusunan perencanaan dan strategi.

Tim ini akan membantu untuk menyusun atau mengadaptasikan peraturan-peraturan untuk reformasi administrasi hutan dan mekanisme REDD di masa depan, mendukung skema-skema uji coba yang inovatif dalam pengurangan emisi di kabupaten-kabupaten terpilih di Kalimantan. Diskusi dan pengembangan strategi nasional, regional dan internasional akan memperoleh manfaat umpan balik dari kesuksesan dan tantangan "di lapangan".

Program FORCLIME difokuskan pada hubungan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam membuat keputusan-keputusan pemanfaatan lahan dan sumber daya. Suatu tim penasihat internasional dan nasional akan memperkuat kapasitas kelembagaan untuk mengelola dan memonitor hutan-hutan, dimana proses desentralisasi telah menyebabkan ketidakpastian wewenang antara tingkat lembaga dan administratif. Pendirian unit-unit Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), untuk pengelolaan hutan dengan kategori-kategori yang berbeda, dari "hutan lindung" sampai "hutan produksi" dibawah satu atap, merupakan hal yang penting dalam reformasi ini. Pendirian KPH tersebut mencakup divisi pengawasan dan tugas pemeriksaan dari tugas pelaksanaan, dan dengan demikian akan meletakkan tanggung jawab pengelolaan lebih dekat ke lapangan.

PENDEKATAN KfW

Komponen FC akan berkontribusi dalam mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan. Dengan demikian, KfW memiliki sasaran pada pelaksanaan strategi untuk konservasi hutan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan yang menghasilkan pengurangan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat desa yang miskin. Melalui komitmennya dalam program FORCLIME, KfW mencoba untuk mendemonstrasikan kesinambungan mekanisme REDD yang berpihak pada masyarakat miskin di Kalimantan.

Oleh karena itu, KfW menggunakan pendekatan berbasis kabupaten dalam rangka persiapan pemilihan area percontohan untuk pasar karbon nasional dan internasional. KfW membiayai kegiatan-kegiatan untuk mencapai kesiapan di tiga kabupaten di Kalimantan (Kapuas Hulu, Malinau, Berau), menyadari suatu program investasi untuk kegiatan percontohan program REDD dan mengembangkan skema pembayaran insentif yang inovatif dan adil. Semua upaya KfW diselaraskan dengan mitra proyek yang berbeda, seperti lembaga-lembaga pemerintah, masyarakat, LSM, pihak swasta dan pemegang konsesi.

Modul FC meliputi kegiatan-kegiatan dibawah ini:

  • Pembentukan Tingkat Emisi Rujukan (REL) kabupaten berdasarkan citra satelit dan data inventarisasi hutan yang ada, serta data ilmiah
  • Pembentukan sistem pemantauan tingkat kabupaten untuk mengukur emisi karbon dari deforestasi dan degradasi hutan
  • Investasi dan implementasi kegiatan-kegiatan percontohan - DA (seperti hutan kemasyarakatan, dan Penebangan Berdampak Rendah (RIL) didalam kabupaten terpilih – DA hendaknya memberikan sumber penghasilan alternatif yang mendukung penggunaan lahan berkelanjutan yang bersifat kabon intensif, untuk pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta konservasi kenekaragaman hayati.

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

News

Verifikasi Lapangan Usulan Areal Kerja Hutan Desa Setulang - Malinau

Verifikasi_hutan_desa

Sebagai salah satu tahapan proses untuk mendapatkan hak pengelolaan hutan dalam program Hutan Desa, pada bulan April, di Kabupaten Malinau, Hutan Desa yang diusulkan untuk Setulang, seluas sekitar 5.300 ha, menjalani proses verifikasi lapangan untuk memastikan bahwa lokasi yang diusulkan tidak tumpang tindih dengan ijin lainnya. Program...

Selanjutnya...

More News

Upcoming Events

21 - 24 May 2012. International Conference “Tackling climate change: The contribution of forest scientific knowledge”

Tours, France

This international conference will focus on the current state of knowledge on climate change impacts on forest ecosystems, services and activities. Selanjutnya...

22 - 24 May 2012. Forests for People – International experiences and the vital role for the future

Alpbach, Tyrol, Austria

The conference is one important part of the new IUFRO strategy based on six thematic areas. The aim of this conference is to build a systematic body of knowledge about “forest for people” and its various facets, including...

Selanjutnya...

More Events