1 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
2 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)
3 / 3

FORCLIME

 Forests and Climate Change Programme
 Technical Cooperation (TC Module)

Berita

Panen madu lebah tanpa sengat: Hasil pelatihan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur

2020 01 06 harvesting honey Berau supri

Hari ini, 7 Januari 2020, Kelompok Tani Hutan di Kampung Batu Rajang, Kalimantan Timur, panen madu dari lebah tanpa sengat yang mereka budidaya setelah mengikuti pelatihan yang diadakan pada Oktober 2019. Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan program Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur. Dalam pelatihan tersebut, yang diadakan Balai Diklat Lingkungan Hidup Samarinda (BDLHK Samarinda) dan FORCLIME, peserta diberikan lima kotak berisi koloni lebah tanpa sengat (Trigona itama) sebagai stimulan budidaya lebah madu. Saat ini, mereka sudah memiliki hingga 10 kotak. Hari ini, petani desa memanen dari salah satu kotak, dan mendapatkan 0,5 liter madu. Para petani sangat senang dan tertarik karena mereka berharap mendapatkan penghasilan tambahan dari pertanian lebah madu di masa depan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Suprianto, Advisor teknis bidang pengelolaan hutan Lestari, Koordinator Kabupaten Berau

Dibuat: Selasa, 07 Januari 2020

Balai Diklat LHK Samarinda susun rencana pengelolaan hutan Diklat Loa Haur 2020 - 2039

2019 12 11 konsultasi publik hutan Diklat Loa Haur

Balai Diklat Lingkungan Hidup Kehutanan (BDLHK) Samarinda bekerja sama dengan FORCLIME menyelenggarakan konsultasi dengan para pihak mengenai Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) Hutan Diklat Loa Haur periode 2020-2039 pada tanggal 11 Desember 2019 di Samarinda, Kalimantan Timur. Pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan atas rencana pengelolaan hutan Diklat Loa Haur. Sekitar 50 orang hadir mewakili unit pelaksana teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Tahura Bukit Soeharto, Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Samarinda, FORCLIME.

Hutan Diklat Loa Haur memiliki luas 4.310 hektare dan terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Hutan Diklat ini dikelola oleh BDLHK Samarinda. Fungsi Hutan Diklat Loa Haur adalah sebagai kawasan konservasi dan bagian dari Tahura Bukit Soeharto. Oleh karenanya, pengelolaan hutan Diklat juga diarahkan untuk perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan secara lestari sumberdaya hutan yang ada dalam kawasan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Edy Marbyanto, Manajer bidang strategis, Pengembangan SDM
Dr. Edi Kurniadi, Kepala BDLHK Samarinda

Dibuat: Senin, 06 Januari 2020

Tingkatkan kapasitas produksi anakan berkualitas tinggi di KPH Kapuas Hulu Timur, Kalimantan Barat

2019 12 10 Nursery Workshop.2 small

Salah satu tugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) adalah mendukung pengembangan penghidupan yang lebih baik bagi petani lokal dengan melibatkan mereka dalam pengelolaan hutan Lestari. Karena wanatani (agroforestry) merupakan pendekatan yang menjanjikan maka penyediaan bibit yang baik atau bahkan mengenalkan komoditi baru terkadang diperlukan. Untuk itu hal terpenting adalah membangun dan mengelola kebun benih berkualitas tinggi. Untuk meningkatkan kapasitas dalam memproduksi benih, KPH Kapuas Hulu Timur, didukung FORCLIME, mengadakan pelatihan mengenai pembuatan dan pengelolaan kebun benih pohon. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 10-11 Desember 2019 di lokasi dimana kebun benih akan dibangun. Selain personel KPH Kapuas Hulu Timur, beberapa petani setempat juga mengikuti pelatihan tersebut.

Setelah pembukaan, terjadi diskusi yang menarik dengan petani yang diundang mengenai kebutuhan dan potensi yang ada di desa mereka. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai pertimbangan dan persyaratan dalam membanguna kebuh benih. Pada hari kedua, peserta belajar mengenai pengelolaan kebun benih, yang dilanjutkan dengan prkatik menyiapkan media tanam, membangun struktur atap dan saluran air bagi benih yang baru ditanam.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Petrus Derani, Advisor teknis bidang Hasil Hutan Bukan Kayu dan Perhutanan Sosial
Reinhard Hilliger, Advisor bidang KPH

Dibuat: Sabtu, 28 Desember 2019